Siapatokoh utama pada cerita pendek Antara bulan dan bintang - 50481616 edobagussaputra9 edobagussaputra9 Sekolah Menengah Pertama terjawab Siapa tokoh utama pada cerita pendek Antara bulan dan bintang 1 Lihat jawaban Iklan Iklan edobagussaputra9 menunggu jawabanmu. Bantu jawab dan dapatkan poin. SittiNurbaya (Kasih Tak Sampai), adalah roman yang paling populer di antara roman-roman dan novel yang pernah terbit di Indonesia. Pengarangnya seorang dokter hewan sekaligus menjadi sastrawan kelahiran Padang 7 Agustus 1889, Marah Rusli. Romannya penuh dengan gagasan yang mendahului zaman dia hidup. Siapatokoh protagonis dalam cerita Kisah Putri Tangguk di depan? Jelaskan alasanmu. Kunci jawaban tema 8 kelas 4 SD/MI soal halaman 47. Siapa tokoh protagonis dalam cerita Kisah Putri Tangguk di depan? Jelaskan alasanmu. Kunci jawaban tema 8 kelas 4 SD/MI soal halaman 47. Sabtu, 28 Mei 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; Enambulan lagi kalian akan naik kelas.") dari kutipan novel ini mencoba menjelaskan atau menceritakan mengenai kehidupan sosial yang dijalani oleh ketiga tokoh utama dalam cerita ini. Tentu saja sebagai murid SMA pada umumnya yang setiap harinya harus dihadapkan dengan setumpuk tugas sekolah, dan diakhiri dengan ujian akhir semester sebagai Siapasajakah tokoh utama dari cerita Rapunzel? karakter. Rapunzel dan Pascal. Ibu Gothel. Serangkaian one-shot yang terhubung yang merinci kehidupan Rapunzel di dalam, dan setelahnya, menara. Tapi ada satu perbedaan penting; Varian lahir dengan kekuatan bulan, dan Gothel mencurinya saat masih bayi untuk dibesarkan sebagai adik Rapunzel. A Pengertian Teks Cerita Pendek. Cerita pendek atau yang lebih dikenal dengan cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib (Depdiknas, 2014:6). Cerita pendek, sesuai dengan namanya pwQbk. a fabelb sagec Legendad mitos2 bagian inti dalam sebuah surat disebut......a Kalimat pembukaB isic penutupd salam pembuka3 Nama penulis surat diletakkan dia atasb sampingc bawahd tangah4 layar kaca merupakan istilah dari....a radiob kamerac hand pond televisi5 masalah ini harus diselesaikan dengan kepala dingin, kata yang berceritakan miring artinya....a marahb sabar c dendamd benci6 oleskan obat ini pada bagian yang luka, berarti obat tersebut berbentuk....a salepb kapsulc tabletd punyer7 Hadi menyimak pelajaran bahasa Indonesia dengan baik, sinonim kata menyimak adalah....a mengacuh kanb melihatc memperhatikand menghiraukan8 Kakak mengirim surat Untuk sahabatnya di Semarang surat tersebut termasuk jenis surat....a resmib undanganc dinasd pribadi9 Rudi dan Andi berteman sejak kecil, antonim berteman adalah....a bermusuhanb bertengkarc teman sejatid selalu rukun10 banyak kendaraan dan mobil lalu.... di jalan lalang b jalanc malang d melintas​ Cerpen Karangan HRainKategori Cerpen Fantasi Fiksi Lolos moderasi pada 21 March 2018 Ketika malam mulai menampakkan diri, bulan terlihat menerangi, seakan dialah benda paling indah di angkasa. Meskipun dia sendiri tahu, bintanglah yang selalu menyinarkan cahaya yang begitu nyaman untuk bumi. Bintang juga yang membuat bulan dapat memiliki cahaya. Dengan kerendahan hatinya, bintang seakan tidak mempedulikan semua pujian untuk bulan, mereka dengan setia tetap menemani malam kelam di bumi. Ketika semua orang sibuk memuji bulan, bintang hanya bisa tersenyum, tidak ada sedikitpun kedengkian yang menyelimutinya. “Wahai bintang, kenapa kamu tetap diam, padahal bulan yang selalu dipuji untuk kerja kerasmu?” tanya bumi suatu malam. Dengan senyuman yang begitu manis, bintang menjawab dengan kelembutannya. “Lalu aku harus bagaimana? Bukankah itu memang tugasku untuk menemani malam yang begitu mencekam? Apakah aku harus iri? Padahal Dia tidak pernah marah meskipun hamba-Nya lupa.” “Apa kamu benar-benar tidak ingin menerima pujian?” tanya Angin yang ikut dalam pembicaraan. “Meskipun tidak dipuji, apa itu membuat sinarku menghilang? Tidak.., aku tidak butuh pujian untuk menemani malam.” “Apa kamu tidak ingin menjadi bulan?” tanya bumi lagi. Dengan tersenyum bintang menggeleng lembut. “Aku menyukai diriku apa adanya, meskipun banyak yang memuji bulan, tetap ada yang tahu bahwa aku yang menemani malam mereka. Itu sudah cukup untukku. Aku hanya ingin hidup bahagia dengan menjadi diriku sendiri.” Begitulah sang bintang, meskipun banyak yang tidak mempedulikannya, dia tetap menjalankan tugasnya tanpa merasa terbebani. Hatinya terlalu suci untuk merasa iri kepada bulan. Meskipun banyak yang memuji bulan atas apa yang ia kerjakan, itu tidak membuatnya marah ataupun memusuhi bulan. Dia sangat dekat dengan sang bulan. Cerpen Karangan HRain Facebook Hilya Cerpen Antara Bulan Dan Bintang merupakan cerita pendek karangan HRain, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Anak Kucing Yang Tidak Bersyukur Oleh M Kurniadi Dahulu kala, lahirlah seekor anak kucing. Ia tidak bersyukur dilahirkan dari perut ibunya, mengapa? karena ibunya itu seekor kucing yang kurus, jelek dan kotor. Anak kucing itu tidak mau Story of The Arthur Pendragon Oleh Merscullen Kau percaya pada neraka? Pada Karma dan segalanya? Well Arthur tidak percaya akan itu semua. Karena, hatinya sudah terlalu lelah menunggu saat-saat karma melaksanakan tugasnya dengan baik sedang sang Ada Batas Yang Membuat Kita Mengerti Oleh Donny Maulana Ia masih memegang sapu, ketika ada seorang pria terengah-engah bersembunyi di balik pagar tinggi rumahnya. Dari jauh terdengar teriakan maling… maling… terdengar kian mendekat. “Tolong saya, mas” kata orang Der Zauber Si Penyihir Part 1 Oleh Emi Ivana Novia Seorang gadis tampak asik membaca buku sambil berjalan menuju ke kelasnya. Ia memang sangat senang sekali membaca. Bukan buku pelajaran yang ia suka. Melainkan ia sangat suka novel. Sekarang Hell of the World Oleh Cha_sa Embun pagi dengan kicauan burung? Tidak ada hal manis seperti itu lagi di dunia ini. Hal-hal indah seperti itu hanya dimiliki oleh para penguasa dan konglomerat yang mampu membayar. “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Bulan. Objek paling terang sekaligus paling besar yang tampak di langit malam. Tapi wajah Bulan juga senantiasa berubah, dan secara berkala menghilang dari langit malam. Bulan. 17 Juli 2019. Kredit Avivah Yamani/langitselatan Bulan memang penerang di langit malam. Tapi Bulan juga punya banyak cerita dalam berbagai kebudayaan. Ada banyak mitos dan cerita rakyat yang dibangun berdasarkan keyakinan masyarakat tentang pengaruh Bulan pada kehidupan manusia. Bulan juga diyakini memiliki kehidupan lain. Dalam cerita rakyat Jawa Barat, Bulan dihuni oleh Nini Anteh dan kucingnya. Dari cerita rakyat di China, ada Chang’e dan kelincinya, Yutu yang hidup di Bulan. Dari Jepang ada kisah Kaguya, sang putri dari Bulan. Di Selandia Baru ada kisah Rona, gadis Maori yang ditarik ke Bulan. Dalam budaya Yunani ada dewi Bulan, Selene dan bagi bangsa Romawi, sang dewi Bulan dikenal sebagai Dewi Luna. Keberadaan benda langit memang seringkali diasosiasikan dengan banyak hal. Jadi tak heran jika cerita tentang Bulan ada dalam cerita rakyat berbagai kebudayaan. Apalagi pergerakan Bulan di langit juga digunakan sebagai penentu waktu, dalam hal ini kalender Bulan untuk penentuan hari-hari keagamaan. Yang paling kita kenal di Indonesia adalah kalender Hijriyah. Tapi, seperti apakah Bulan yang sebenarnya? Pengiring Bumi Bulan adalah objek paling dekat dengan Bumi. Jaraknya hanya km. Meskipun terang, Bulan tidak memancarkan cahaya. Sinar Bulan yang menerangi malam merupakan cahaya Matahari yang dipantulkan permukaan Bulan ke Bumi. Bulan juga bukan planet. Ia adalah pengiring Bumi. Jadi, planet biasanya memiliki benda-benda kecil yang mengiringinya yang disebut satelit. Di Tata Surya, hanya Merkurius dan Venus yang tidak punya satelit. Bumi punya satu satelit alam yakni Bulan. Sebagai pengiring, Bulan mengelilingi Bumi, dan bersama Bumi, keduanya mengitari Matahari. Bulan yang diameternya km membutuhkan waktu 27,3 hari untuk mengelilingi Bumi dan berputar pada porosnya. Karena itu, kita hanya bisa melihat sisi yang sama dari wajah Bulan, atau dengan kata lain, Bulan terkunci secara gravitasi oleh Bumi. Ilustrasi pembentukan Bulan. Kredit Wikimedia Bulan terbentuk 4,45 miliar tahun lalu tak lama setelah Bumi terbentuk. Bulan terbentuk dari puing-puing tabrakan benda sebesar Mars dengan Bumi muda. Tabrakan tersebut terjadi tak lama setelah Bumi terbentuk. Puing-puing hasil tabrakan kemudian menjadi cincin yang mengelilingi Bumi dan bergabung membentuk Bulan yang massanya 7,35 ×1022 kg atau 735 miliar triliun. Massa Bulan memang jauh lebih kecil dibanding Bumi. Karena itu gravitasinya juga jauh lebih kecil, hanya 1,6 meter/detik2. Padang Gurun Raksasa Menjadi objek terdekat dari Bumi, Bulan tentunya menjadi target pertama terkait keingintahuan manusia. Mungkinkah ada kehidupan di Bulan? Bisakah manusia hidup di Bulan? Jawabannya. Tidak ada kehidupan di Bulan. Satelit Bumi ini adalah bola batuan dingin, kering, tanpa kehidupan, dan diselimuti gas tipis. Tidak ada udara untuk bernafas dan air hanya ada di daerah kutub dalam jumlah yang sedikit. Permukaan Bulan memang seperti gurun raksasa yang kering. Jika suatu hari kelak kita bisa mengunjungi Bulan seperti para astronaut dalam misi Apollo, maka kita akan menemukan temperatur ekstrim di permukaan Bulan. Saat siang hari di Bulan, temperaturnya bisa sangat panas sampai 127º C dan saat malam hari justru luar biasa dingin yakni 173º C. Di kutub utara dan selatan, temperatur justru jauh lebih ekstrim yakni – 238º C pada kawah di kutub selatan dan – 248º C pada kawah di kutub utara. Bukan hanya temperatur yang ekstrim, siang dan malam di Bulan juga lebih lama dari Bumi. Butuh 13,5 hari untuk pergantian siang dan malam. Tidak ada musim di Bulan karena kemiringan sumbu rotasinya hanya 1,54º. Meskipun tidak ada musim, kemiringan sumbu rotasi tersebut membuat beberapa lokasi di Bulan tidak pernah mengalami siang. Artinya ada lokasi malam abadi di Bulan. Permukaan Bulan Permukaan Bulan. Kredit NASA Permukaan Bulan tidak mulus. Ketika masih muda, Bulan pernah mengalami tabrakan asteroid yang menghasilkan terbentuknya kawah di permukaan. Di Bulan, ada wilayah terang dan gelap. Wilayah terang merupakan dataran tinggi sedangkan yang gelap merupakan lautan yang diberi nama Maria atau Mare bentuk tunggal. Yang jelas tidak ada air dan ini bukan lautan seperti Bumi. Maria merupakan dataran basalt yang lebih rendah dari dataran tinggi Bulan. Wilayah Maria yang gelap terbentuk dari pembekuan banjir lava yang keluar dari retakan permukaan Bulan akibat tabrakan asteroid miliaran tahun lalu. Maria lebih gelap karena lava beku tersebut kaya dengan besi. Area Bulan yang tampak dari Bumi disebut sisi dekat sedang yang tidak pernah tampak disebut sisi jauh. Permukaan sisi dekat Bulan merupakan lapisan kaya kalsium dan batuan mirip batu granit. Di bawah lapisan ini ada selubung batuan yang kaya mineral serta inti besi. Bulan hampir tidak memiliki atmosfer. Hanya ada gas tipis yang menyelubungi pengiring Bumi tersebut. Akibat gravitasi yang hanya 1/6 gravitasi Bumi, Bulan tidak mampu mempertahankan atmosfernya tersebut. Akan tetapi, selubung gas tipis itu akan selalu diperbaharui dengan materi dari angin Matahari. Saat ini aktivitas geologi di Bulan sudah tidak terjadi lagi. Tanpa angin dan air, tidak ada erosi yang terjadi. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang terjadi pada permukaan selama 2 miliar tahun. Pasangan Bumi – Bulan Dulu ketika Bumi masih muda, ada benda sebesar Mars yang menabrak sehingga rotasi Bumi pun jadi lebih cepat, hanya 6 jam! Akibat tabrakan, terbentuklah Bulan di dekat Bumi. Ketika baru terbentuk, jarak Bulan jauh lebih dekat dibanding jaraknya sekarang. Bulan memang tampak mengelilingi Bumi. Akan tetapi, Bumi dan Bulan sebenarnya berputar mengelilingi barisenter atau titik kesetimbangan atau titik pusat massa di antara keduanya. Karena massa Bumi lebih besar dari Bulan, titik kesetimbangan Bumi dan Bulan masih berada dalam jejari Bumi. Dengan demikian, Bulan pun tampak mengelilingi Bumi. Berada dekat dengan Bumi tentu ada pengaruh gravitasi saat Bumi dan Bulan saling berinteraksi. Ketika Bumi berotasi, gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut pada lautan di Bumi. Efek pasang surut ini juga menyebabkan rotasi Bumi melambat, sehingga satu hari jadi lebih panjang. Ketika rotasi bumi melambat, Bulan pun menjauhi Bumi. Setiap tahun Bulan menjauhi Bumi sejauh 3,8 cm. Fase Bulan. Kredit langitselatan Bukan hanya itu. Bumi dan Bulan punya hubungan menarik lainnya. Bulan butuh 27,3 hari untuk mengelilingi Bumi. Akan tetapi, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari. Akibatnya, Bulan butuh 29,5 hari untuk kembali ke posisi yang sama di langit malam. Waktu 29,5 hari tersebut merupakan waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menyelesaikan satu siklus fasenya. Fase Bulan yang dimaksud adalah perubahan bentuk Bulan jika dilihat dari Bumi. Tapi, bukan berarti Bulan mengubah bentuknya. Bulan tetap bundar dengan sisi dekat yang menerima cahaya Matahari sisi siang dan sisi jauh yang membelakangi Matahari sisi malam. Yang berbeda adalah sudut pandang pengamat di Bumi terhadap Bulan yang bergerak mengelilingi Bumi. Saat Bulan mengelilingi Bumi, ada kalanya Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Akibatnya sisi dekat yang berhadapan dengan Bumi tidak menerima cahaya Matahari, sedangkan sisi jauh yang menerima cahaya Matahari justru membelakangi pengamat. Fase ini disebut Bulan Baru, dan Bulan tidak tampak di malam hari. Ketika Bulan bergerak mengitari Bumi, porsi wajah Bulan yang menerima cahaya Matahari tetap sama, tapi sisi terang yang tampak oleh pengamat mengalami perubahan dan kita melihat sebagian sisi siang Bulan yang menerima dan memantulkan cahaya Matahari. Akibatnya kita melihat Bulan Setengah, Bulan Cembung, ataupun Bulan Sabit. Ketika Bulan berada bersebrangan dengan Matahari, maka sisi dekat Bulan yang berhadapan dengan pengamat di Bumi menerima dan memantulkan cahaya Matahari. Akibatnya Bulan tampak seperti lingkaran terang di langit malam. Fase ini kita sebut Purnama. Skema Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Kredit langitselatan Bulan Baru dan Bulan Purnama adalah saat dimana posisi Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar. Ketika Bulan berada sejajar di antara Matahari dan Bumi, maka bisa terjadi gerhana Matahari karena Bulan menghalangi cahaya Matahari. Sementara itu, ketika Bumi berada di antara Bulan dan Matahari, justru Bumi yang menghalangi cahaya Matahari sehingga terjadi gerhana Bulan. Tapi, gerhana tidak terjadi setiap bulan karena perpotongan orbit Bumi dan Bulan memiliki kemiringan sebesar 5º. Meskipun tidak terjadi tiap Bulan, kita bisa mengalami empat sampai tujuh gerhana Matahari dan Bulan setiap tahunnya. Paling sedikit kita bisa mengamati 2 Gerhana Bulan dan 2 Gerhana Matahari. Cerpen Tulisan HRainKategori Cerpen Fantasi Fiksi Lolos moderasi plong 21 March 2018 Ketika malam mulai menampakkan diri, bulan terlihat menyigi, seakan dialah benda minimum indah di angkasa. Meskipun dia sendiri luang, bintanglah yang selalu menyinarkan kilat yang begitu nyaman untuk bumi. Bintang pun yang membuat wulan dapat memiliki semarak. Dengan kekejian hatinya, bintang seakan enggak mempedulikan semua sanjungan cak bagi bulan, mereka dengan tunak tetap menggauli malam kelam di bumi. Ketika semua orang sibuk memuji bulan, tanda jasa hanya dapat tersenyum, lain ada sedikitpun permusuhan nan menyelimutinya. “Wahai bintang, kenapa kamu tetap sengap, padahal bulan yang selalu dipuji untuk kerja kerasmu?” tanya mayapada suatu malam. Dengan senyuman yang begitu manis, bintang menjawab dengan kelembutannya. “Lalu aku harus bagaimana? Bukankah itu memang tugasku untuk menemani lilin lebah yang begitu cerkau? Apakah aku harus sentimen? Sedangkan Dia tidak koneksi marah lamun hamba-Nya lupa.” “Barang apa kamu benar-bermoral tidak kepingin menerima penghormatan?” soal Kilangangin kincir yang ikut dalam ura-ura. “Meskipun tidak dipuji, apa itu membentuk sinarku menghilang? Tidak.., aku tidak butuh pujian untuk mengawani malam.” “Apa engkau tidak ingin menjadi bulan?” tanya mayapada lagi. Dengan tersenyum medali menggeleng lembut. “Aku menaksir diriku apa adanya, lamun banyak yang memuji bulan, setia suka-suka yang sempat bahwa aku nan menemani malam mereka. Itu sudah cukup untukku. Aku tetapi ingin hidup bahagia dengan menjadi diriku seorang.” Begitulah sang medalion, meskipun banyak nan lain mempedulikannya, anda tetap menjalankan tugasnya tanpa merasa terbebani. Hatinya terlalu suci untuk merasa iri kepada rembulan. Meskipun banyak yang memuji bulan atas apa yang engkau buat, itu tidak membuatnya marah ataupun memusuhi bulan. Dia sangat dekat dengan sang bulan. Cerpen Karangan HRain Facebook Hilya Cerpen Antara Bulan Dan Bintang merupakan kisah pendek karangan HRain, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. “Engkau senang cerpen ini?, Share donk ke temanmu!” Share ke Facebook Twitter WhatsApp ” Baca Juga Cerpen Lainnya! “ Sarjana Mesin hitung Oleh Nanda Insadani Akulah si jauhari mesin hitung. Di dunia ini, hanya aku yang memiliki gelar tersebut. Semenjak aku berdampak menyelesaikan pendidikanku dan berhasil juga menyematkan gelar tersebut di bokong namaku, aku semakin Lana Oleh Ams El Rumi Purnama bergelayut di petala langit menghias malam. Bersama jutaan gemintang begitu juga lentera internal liang yang dikelilingi kunang-kunang. Semilir angin menerjang dedaun rindang. Satu-dua daun berlepasan ke jalan tanah lain The Witches Makanya Alessia Glavyn Penyihir tua itu terlihat sedang meracik sebuah ramuan dengan memasukkan beberapa bahan-bulan-bulanan ajaib di dalamnya. Sambil tertawa tercekik, ia menambahkan sebuah bahan yang ajaib dan terlarang ke dalam penampungan Aku Tak Hubungan Dilahirkan? Maka dari itu Cintya Karuniadevi Tettt tetttt tetttttt… “Raya… bukain pintu sokong. Ibu masih di kamar mandi nih” The boys know what you’re giving You give the boys such a lot of fun And Profeta dan Jagad Raya Makanya Affan Abiyyu Jagad Raya telah berada di titik kehancurannnya. Tak ada kembali yang namanya kesentosaan. Tidak ada juga perkawanan, pendamping, teman dan belalah. Semua orang memikirkan dirinya sendiri, berusaha untuk konsisten “Hai!, Apa Sira Suka Untuk Cerpen Juga?” “Kalau iya… jangan tengung-tenging bakal mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melewati pekarangan yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen semenjak seluruh Indonesia sudah lalu ikut meramaikan loh, bagaimana dengan engkau?”

siapa tokoh utama pada cerita pendek antara bulan dan bintang