Kelebihan. 1. Memberikan penjelasan yang detail tentang konsep hari akhir.2. Memberikan bukti-bukti kebenaran adanya hari akhir dari berbagai sumber, termasuk Al-Quran, hadits, alam semesta, ajaran agama, peristiwa sejarah, kebijaksanaan ilahi, dan akal sehat.3. Memberikan argumen yang kuat untuk mempercayai konsep hari akhir.4.
1. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dan antonimnya. Contohnya sebagai berikut : Kata al-hayah (kehidupan) dan al-maut (kematian) masing-masing sejumlah 145 kali. Kata an-naf (manfaat) dan al-fasad (kerusakan) masing-masing sejumlah 50 kali. 2. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dan sinonim atau makna yang dikandungnya.
Inna nahnu nazzalna al-dzikra wa inna lahu lahafizhun. (Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an dan Kamilah Pemelihara-. Pemelihara Nya) (QS 15:9). 8. f Demikianlah Allah menjamin keotentikan Al-Qur’an, jaminan yang. diberikan atas dasar Kemahakuasaan dan Kemahatahuan-Nya, serta berkat upaya-.
A. Ruang Lingkup Pembelajaran Al-Qur’an-Hadits MTS/MA. Dalam mata pelajaran al-qur’an dan hadits ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut : 1. Menjelaskan tentang ayat-ayat Al-qur’an dan hadits. Maksudnya adalah ayat-ayat Al-qur’an atau hadits yang diambil sebagai bahan materi atau bahan ajar yang telah
Dalam tulisan yang lalu kita sudah memaparkan alasan rasional di balik klaim keotentikan al-Quran. Kita katakan di sana bahwa al-Quran itu terjamin otentik karena semua isinya diriwayatkan oleh manusia dengan jumlah yang sangat banyak, sanadnya jelas, dan bersambung sampai kepada penerimanya yang pertama. Yaitu Nabi Muhammad Saw. Dan secara epistemologis kita harus mengakui, bahwa kabar
mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi
T25L9.
jelaskan bukti bukti keotentikan al quran